Tampilkan postingan dengan label Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Juni 2012

Bagaimana Cara Merawat Printer Agar Tahan Lama?

Printer

Printer ialah sebuah kebutuhan yang wajib bagi pemilik sebuah komputer, perkantoran, toko, dll. Printer ialah alat yang dapat Anda gunakan untuk mencetak dokumen baik berupa tulisan, gambar, dan lain-lain dari komputer ke media kertas atau sejenisnya.
Printer tersedia dalam berbagai merek yang beredar di pasaran seperti Epson, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark, dll.
Selain berbagi merek yang disediakan, Anda harus mengetahui pula beberapa tipe printer yang disediakan di pasaran, yaitu printer inkjet, printer laser jet, dan printer dot matrik. Printer yang biasa menjadi satu paket dengan pembelian printer baru yang ialah printer inkjet.
Printer inkjet merupakan jenis printer yang menggunakan tabung isi tinta di luar printer sehingga Anda tidak perlu repot harus membongkar printer jika mengisi ulang tinta. Printer ini paling banyak digunakan oleh masyarakat atau usaha kecil seperti warnet. Hal ini karena harga dari printer inkjet relatif murah.
Printer inkjet murah ini dapat Anda miliki mulai harga Rp.400.000,- saja. Ada beberapa merek printer inkjet yang direkomendasikan yaitu Canon MP 258, Epson L200, HP F2476. Namun jika Anda menginginkan printer murah dapat memilih Epson L100 dan Epson L200.
Kekurangan dari printer inkjet dan printer lainnya ialah pada bagian kerusakan. Mengingat printer merupakan salah satu alat yang penting, maka sebaiknya Anda merawat printer dengan baik. Ada beberapa tips merawat printer ink jet, printer laser, maupun printer biasa agar awet dan tahan lama.
  1. Gunakan printer sesering mungkin, jangan sampai printer tidak digunkan sama sekali. Printer inkjet yang dibiarkan lama akan menyebabkan tinta di head cartridge kering, sehingga akan menyumbat proses pengeprint-an.
  2. Manfaatkan Clean Head pada printer secara berkala untuk tetap menjaga tinta keluar dengan lancar.
  3. Jagalah kebersihan printer secara teratur, jangan sampai ada benda asing yang masuk sehingga menyebabkan printer macet dan tidak awet
  4. Matikan printer dengan tombol power, agar posisi cartridge kembali ketempat semestinya. Maka dari itu jangan membiasakan mematikan printer melalui stop kontak.
  5. Pastikan kertas sesuai dengan printer. Kondisi kertas harus sesuai tidak terlalu tipis atau terlalu tebal, dan yang terpenting kertas tidak kusut agar printer tetap awet dan tahan lama.
  6. Gunakan tinta refill yang direkomendasikan agar hasil cetakan printer tetap berkwalitas
  7. Segera isi ulang tinta jika sudah menunjukkan tanda habis. Tinta yang kosong akan menyebabkan tersumbatnya head cartridge.
  8. Disarankan tidak membongkar casing printer jika belum ahli, karena kesalahan sedikit akan menyebabkan kerusakan
  9. Jangan menyentuh chip cartridge dengan tangan, karena dapat mempengaruhi aliran listrik statis dan mengganggu komponen tersebut.
Dengan 9 cara merawat printer agar awet dan tahan lama seperti diatas diharapkan dapat berguna bagi Anda semua.

Selengkapnya...

Minggu, 17 Juni 2012

Cara Membersihkan Pestisida Dari Makanan

Sayur


Pertisida merupakan zat atau campuran bahan kimia yang digunakan untuk menjegah hama pada tanaman buah dan sayur. Pestisida digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat atau membasmi hama, penyakit, gulma yang tidak berpengaruh pada tanaman. Meskipun sering digunakan untuk merujuk hanya untuk insetisida, pestidida juga berlaku untuk herbisida, fungisida, dan berbagai zat lain yang digunakan untuk mengendalikan hama. Pestisida seringkali disebut sebagai “racun”, tetapi banyak petani yang menggunakan pestisida untuk mencegah kerusakan atau pembusukan. Kandungan pestisida tersebut berbahaya bagi tubuh manusia dalam jangka panjang. Dalam jumlah tertentu, penggunaan pestisida untuk tanaman buah dan sayur masih dapat ditolerir tubuh, namun bila jumlah nya berlebihan bias membahayakan tubuh, seperti terkena kanker, ADHD pada anak, gangguan system saraf, gangguan tiroid, dan melemahkan system kekebalan tubuh
.
Meskipun demikian, kita tidak perlu merasa takut secara berlebihan terhadap kandungan pestisida yang mungkin ada pada buah dan sayuran yang kita beli dan akan dikunsumsi. Berikut ini beberapa cara mengurangi dan membersihkan sayur dan buah dari pestisida:


  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum memegang produk makanan, termasuk saat akan mencuci buah san sayuran
  • Lakukan pencucian buah dan sayur dengan air yang bersih dan mengalir untuk membersihkan sisa-sisa tanah dan kotoran yang menempel. Anda bias menggunakan sikat gigi atau sikat yang lembut untuk membersihkan pestisida dari buah dan sayuran
  • Buanglah daun terluar dari sayuran berdaun, misalnya kubis, kemudian bilas dengan air bersih dan mengalir
  • Kupaslah kulit sayur dan buah yang memiliki kulit tebal, terutama buah dan sayur yang dilapisi lilin. Selain itu untuk menghilangkan lilin juga bias dengan dicuci dengan air yang hangat yang dicampur garam dan air lemon atau cuka
  • Ingatlah untuk tidak menggunakan deterjen atau sabun yang dapat meninggalkan bahan kimia lain dibuah dan sayur. Jika hal ini terpasa dilakukan, cucilah dengan air yang bersih dan mengalir secara seksam sampai dengan sisa sabun benar-benar hilang.
  • Memasak dengan cara merebus, menumis, dan menggoreng bias membantu mengurangi beberapa pestisida dalam buah dan sayur yang tidak hilang saat dikupas atau dicuci

  • Menanam sendiri buah san sayuran dikebun kita dapat menjamin bahwa hasil tersebut tidak mengandung pestisida. Aman dan mudah bukan???
    Selengkapnya...